Sintaks dan Alur Keseluruhan Kegiatan Pembelajaran Langsung



 Pengajaran langsung, menurut Kardi (1997) dapat berbentuk ceramah, demonstrasi, pelatihan atau praktek, dan kerja kelompok. Pengajaran langsung digunakan untuk menyampaikan pelajaran yang ditransformasikan langsung oleh guru kepada peserta didik. Penyusunan waktu yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran harus seefisien mungkin, sehingga guru dapat merancang dengan tepat waktu yang digunakan.
Sintaks Model Pengajaran Langsung menurut Kardi dan Nur (2008) disajikan dalam 5 tahap, seperti ditunjukkan dalam tabel berikut.
Sintaks model pembelajaran langsung
Fase
Perilaku guru
Perilaku siswa
Fase 1: Mengklasifikasikan tujuan dan establishing set
Guru menyiapkan siswa untuk belajar dengan menjelaskan tujuan-tujuan pembelajaran, memberikan informasi latar belakang, dan menjelaskan mengapa pelajaran itu penting
Siswa mempersiapkan diri untuk belajar, baik fisik maupun mental, memahami dan mencermati tujuan pembelajaran yang akan dierima.



Fase 2: Mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan
Guru mendemonstrasikan keterampilan dengan benar atau mempresentasikan informasi langkah-demi langkah
Siswa memperhatikan, memahami dan mencermati demonstrasi keterampilan yang dilakukan oleh guru



Fase 3: Memberikan praktik dengan bimbingan
Guru menstrukturalisasikan praktik awal
Siswa melakukan latihan praktik/imitasi yang dilakukan oleh guru



Fase 4: Memeriksa pemahaman siswa dan memberikan umpan balik
Guru memeriksa untuk melihat apakah siswa dapat melakukan keterampilan yang diajarkan dengan benar dan memberikan umpan balik kepada siswa
Siswa mengerjakan umpan balik yang diberikan oleh guru



Fase 5: Memberikan praktik dan transfer yang diperluas
Guru menetapkan syarat-syarat untuk extended practice dengan memperhatikan transfer keterampilan ke situasi-situasi yang lebih kompleks.
Siswa mengerjakan seatwork dan/atau homework sebagai praktik independen

Di lain pihak, Slavin (2003) mengemukakan tujuh langkah dalam sintaks pembelajaran langsung, yaitu sebagai berikut.
·    Menginformasikan tujuan pembelajaran dan orientasi pelajaran kepada peserta didik. Dalam tahap ini guru menginformasikan hal-hal yang harus dipelajari dan kinerja peserta didik yang diharapkan.
·    Me-review pengetahuan dan keterampilan prasyarat. Dalam tahap ini guru mengajukan pertanyaan untuk mengungkap pengetahuan dan keterampilan yang telah dikuasai peserta didik.
·    Menyampaikan materi pelajaran. Dalam fase ini, guru menyampaikan materi, menyajikan informasi, memberikan contoh-contoh, mendemontrasikan konsep dan sebagainya.
·     Melaksanakan bimbingan. Bimbingan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menilai tingkat pemahaman peserta didik dan mengoreksi kesalahan konsep.
·    Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih. Dalam tahap ini, guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melatih keterampilannya atau menggunakan informasi baru secara individu atau kelompok. 
·    Menilai kinerja peserta didik dan memberikan umpan balik. Guru memberikan reviu terhadap hal-hal yang telah dilakukan peserta didik, memberikan umpan balik terhadap respon peserta didik yang benar dan mengulang keterampilan jika diperlukan.
·    Memberikan latihan mandiri. Dalam tahap ini, guru dapat memberikan tugas-tugas mandiri kepada peserta didik untuk meningkatkan pemahamannya terhadap materi yang telah mereka pelajari.

Related Posts: