Perlu rekan-rekan ketahui, artikel di
bawah ini berasal dari buku yang sudah lama saya baca dan juga pernah diposting
di akun fb saya. Bacaan tersebut sangat menarik dan membuat saya tergugah untuk
tidak meremehkan kata “syukur” lagi. Pada saat itu saya masih Sekolah di MA
Al-Imaroh, dan kalau tidak salah masih kelas XI IPA. Hobi dan sekaligus
ketertarikan saya terhadap hal-hal yang memotivasi mengantarkan saya untuk
membeli buku atau bacaan ini. Hehe jika mengingat ini membuat saya tertawa
sendiri. Oke rekan-rekan langsung aja kita simak bacaan yang mungkin akan
membuat anda sedikit tergugah untuk berkata “syukur”. Manggaaa…… cekidooott :D
Bersyukurlah
agar Alloh semakin menambah nikmat-Nya, agar berkah setiap kenikmatan adalah
doa bagi makhluk-Nya. Jangan terjebak dalam karunia, karena manusia akan
terhina.
Jika Populasi penduduk dunia berkurang hingga menjadi sebuah desa dengan hanya
100 orang penduduk, seperti apakah profil desa kecil yang beragam itu dari
seluruh penduduk bumi? Atau secara mudahnya, seluruh penduduk dunia sekarang
dijadikan dengan rasio pembagi hingga ada 100 penduduk untuk mewakili populasi
penduduk dunia.
Philip M.
Hartner dari fakultas kedokteran Standford University, AS, mencoba menemukan
jawaban atas pertanyaan ini.
Berdasarkan analisisnya, desa kecil bumi akan terdiri dari: 57 orang
Asia, 21 orang Eropa, 14 orang berasal dari belahan bumi sebelah barat, dan 8
orang Afrika. Selain itu, 52 perempuan dan 48 laki-laki, 80 bukan kulit putih
dan 20 kulit putih, 89 heteroseksual dan 11 homoseksual.
Secara lanjut, perhitungan yang lain adalah: 6 orang memiliki 96% dari
seluruh kekayaan bumi, dan keenam orang tersebut seluruhnya berasal dari
Amerika Serikat, sedangkan 80 orang tinggal di tempat (rumah-rumah) yang tidak
memenuhi standar.
Keadaan yang lainnya: 70 orang tidak dapat membaca, 50 orang menderita
kekurangan gizi, 1 orang hari hampir meninggal, 1 orang sedang hamil, 1 orang
memiliki latar belakang perguruan tinggi, 1 orang memiliki komputer.
Marilah kita merenungkan
analisis Hartner dan mulai dari hal-hal sebagai berikut.
1.
Jika Anda tinggal dirumah yang baik saat ini, memiliki
banyak makanan dan dapat membaca tulisan, Anda adalah bagian dari orang
terpilih.
2. Jika Anda memiliki rumah yang baik, makanan, dapat membaca,
dan memiliki komputer, Anda adalah kelompok orang-orang elit.
3. Jika Anda bangun pagi ini dan merasa sehat, Anda lebih
beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup dalam
seminggu ini.
4. Jika Anda tidak merasakan bahaya perang mengancam,
kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksaan, atau kelaparan, Anda
berada selangkah lebih maju dibandingkan 50 juta orang di dunia ini.
5. Jika Anda dapat menghadiri pertemuan politik atau
keagamaan, tanpa merasa takut dan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati,
Anda beruntung, karena lebih dari 3 miliar orang di dunia tidak dapat
melakukannya.
6.
Jika Anda memiliki makanan dilemari pendingin,
baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat Anda
beristirahat, Anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.
7. Jika Anda memiliki uang di Bank, di dompet Anda, dan
mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran, Anda
merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.
8. Jika orang tua Anda masih hidup dan menikmati
bahagianya kehidupan pernikahan mereka, maka Anda termasuk salah satu dari
kelompok orang yang dikategorikan langka, terutama di Amerika Serikat.
9. Jika Anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman di
bibir dan merasa benar-benar bahagia,Anda memiliki keistimewaan tersendiri,
karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.
10. Jika
Anda dapat dan sempat membaca pesan ini,Anda baru saja menerima karunia ganda,
karena seseorang memikirkan Anda, Anda jauh lebih beruntung dibandingkan lebih
dari 2 miliar oarng yang tidak dapat membaca sama sekali.
Semoga Anda menikmati hari ini, hari yang indah, mulai detik ini.
Hitunglah karunia kenikmatan dan keberuntungan Anda, Niscaya Anda tak akan bisa
menghitungnya. Dan, sampaikanlah hal ini kepada orang lain untuk mengingatkan
bahwa sebenarnya, kita adalah oarng-orang yang sangat beruntung.
