Seni Pengajaran Matematika 5



6.      Akhiri Pelajaran Dengan Sesuatu Yang Istimewa
Memperkenalkan suatu topik yang istimewa di beberapa menit terakhir dari jam pelajaran dapat membuat murid-murid menyesali mengapa jam pelajaran segera berakhir. Diharapkan murid-murid akan meninggalkan kelas dengan memperbincangkan sesuatu yang me-nyenangkan yang telah terjadi pada pelajaran matematika yang baru saja diikuti dan diharapkan semangat mereka akan terus membara sampai hari-hari berikutnya dan mereka ingin sekali kembali mendapatkan pelajaran matematika untuk menapatkan materi pelajaran yang lebih banyak lagi.
a.      Permainan 50
Permainan 50 dirancang untuk dua pemain. Sebuah cara efektif untuk memperkenalkan permainan ini dengan mengumumkan bahwa Anda adalah juara dunia untuk permainan ini, dan ingin punya murid yang menantang Anda. Ijinkan satu atau dua murid berkompetisi dengan Anda selama beberapa menit terakhir dari jam pelajaran setiap hari selama beberapa hari. Lakukan sampai ada murid di kelas yang mencatat pola yang digunakan untuk memenangkan permainan dan ada murid yang memenangkan permainan.
1).  Aturan Permainan
Permainan dimainkan dengan menggunakan angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Dua pemain secara bergantian memilih angka dan yang pertama mencapai jumlah 50 keluar sebagai pemenang.  Setiap kali angka baru dipilih, nilainya ditambahkan ke jumlah nilai angka yang telah diperoleh sebelumnya oleh kedua pemain. Sebagai contoh, jika murid mendapat giliran pertama memilih angka 3, maka guru mungkin berikutnya memilih angka 6, yang jumlahnya menjadi 9. Jika murid memilih angka 5 maka jumlahnya menjadi 14, dan selanjutnya giliran guru lagi untuk memilih angka. Permainan berlangsung terus dengan aturan seperti itu sampai salah satu keluar sebagai pemenang dengan mencapai jumlah 50.
2).  Strategi
Permainan ini merupakan satu cara yang baik sekali untuk menggambarkan strategi penyelesaian masalah dengan bekerja mundur. Hasil analisa dari permainan ini menunjukkan bahwa pemenang mencapai jumlah 50 apabila sebelumnya mencapai jumlah 43. (Tanpa memandang angka berapa yang dipilih oleh lawan pada giliran berikutnya, pemenang dapat selalu memilih angka sehingga jumlahnya menjadi 50). Dengan bekerja mundur, pemenang akan mencapai jumlah 43 jika sebelumnya dapat mencapai 36. Dengan melanjutkan cara ini “angka-angka kemenangan” berikut ini diperoleh:
1, 8, 15, 22, 29, 36, 43, 50
Dengan demikian, strategi untuk menang adalah memulai permainan terlebih dahulu dengan memilih angka 1. Sesudah itu pilih angka yang jumlahnya 7 dengan angka yang dipilih lawan mainnya. Yakni jka lawan main memilih angka 4, maka pemain tersebut memilih angka 3; jika lawan memulai main duluan dan tidak tahu strategi untuk memenangkan permainan maka pilih angka sedemikian sehingga jumlahnya dengan angka-angka yang telah dipilih sebelumnya merupakan salah satu dari angka-angka kemenangan.
 3). Perluasan
Banyak variasi yang mungkin terjadi dari permainan ini. Permainan yang serupa dapat dimainkan dengan 16 kartu yang terdiri dari empat As, empat angka 2, empat angka 3, dan 4 angka 4 (As dinilai sebagai angka 1).
Pemain secara bergantian memilih satu kartiu pada satu kali pengambilan tumpukan kartu yang menghadap ke atas tanpa pengembalian. Sebagaimana permainan sebelumnya, jumlah kumulatif dari angka bpada kartu-kartu yang diambil dihitung. Pemenangnya adalah yang pertama kali memilih kartu sehingga jumlah kumulatifnya 22, atau yang dapat memaksa lawannya mencapai jumlah lebih dari 22. dalam permainan ini angka-angka kemenangannya adalah :
2, 7, 12, 17, 22
Strategi untuk menang adalah memulai permainan dengan emmilih angka 2. sesudah itu pilih kartu sehingga jumlah angka dengan kartu yang diambil pemain lawannya adalah 5. Yakni, jika lawan memilih angka 4, maka pilihlah 1, dan seterusnya. Akan tetapi dalam permainan ini, hal ini bukan strategi yang mudah karena banyaknya kartu terbatas. Anggap bahwa lawan secara berulang-ulang memilih angka 3. hal ini akan memaksa Anda memilih angka 2 secara berulang-ulang dan akan kehabisan angka 2 sebelum mencapai angka 22.
 b.      Mathemagic
Banyak hal yang istimewa dapat dikerjakan dengan menghiasi trik atau pola matematika sederhana.
Contoh:
Seorang murid diminta untuk maju ke depan papan tulis. Dengan guru menghadap ke depan murid-murid, murid yang berada di depan diberi perintah-perintah sebagai berikut.
·         Tuliskan bilangan dengan dua digit yang terletak di antara 50 dan 100.
·         Tambahkan 76 terhadap bilangan itu.
·         Coret angka ratusannya.
·         Tambahkan angka ratusan yang dicoret terhadap bilangan dua digit yang tersisa.
·         Kurangi hasilnya dengan bilangan semula.
Berikut ini langkah-langkah yang ditempuh bila murid yang di depan papan tulis memilih bilangan 92.
·         Bilangan yang dipilih mula-mula                                92
·         Tambahkan dnegan 76                                                76  +
168

·         Mencoret dan tambahkan     168              68 + 1     = 69

                                                                                            92
·         Kurangi hasilnya dengan bilangan semula                  69  -
·         Hasil                                                                                              23
Hal yang menarik tentang trik ini adalah bahwa hasil akhirnya selalu 23, tanpa terpengaruh oleh bilangan yang mula-mula dipilih oleh murid, selama langkah-langkah yang dijelaskan diikuti. Akan tetapi tidak terlalu istimewa untuk menyimpulkan dengan mengumumkan bahwa hasil akhirnya adalah 23. Suatu pendekatan yang jauh lebih menarik adalah sebagai berikut.
 Sebelum masuk kelas gunakan pinggiran sabun yang basah dan tulis angka 23 di telapak tangan. Saat tulisannya kering maka tulisan angkanya tidak bisa terlihat oleh murid-murid. Di dalam kelas, setelah menyelesaikan permainan teka-teki ini, suruh murid-murid untuk menuliskan hasil akhirnya pada selembar kertas dan suruh melipatnya, kemudian secara hati-hati bakar kertasnya pada tempat yang sesuai dan tunggu sampai abunya dingin. Akhirnya ambil abu dan gosokkan pada telapak tangan, maka seolah-olah karena ajaib, angka 23 akan terlihat di telapak tangan. Hal ini akan menjadi bahan pembicaraan murid selama beberapa minggu.
Sebagai cara lain mengakhiri trik ini, gunakan jus dari jeruk dan sebuah tusuk gigi untuk menulis angka 23 pada plastik transparans yang bersih. Tulisan ini tidak akan tampak jika ditempatkan pada OHP. Akan tetapi ketika abu digosokkan di atas plastik, maka angka 23 secara ajaib akan muncul.

Related Posts: