Seni Pengajaran Matematika 4



4.      Sediakan Perlengkapan Untuk Penemuan Oleh Murid
Beberapa orang berpendapat bahwa keterampilan dan konsep adalah yang terbaik diajarkan ketika murid-murid diijinkan untuk membuat sendiri penemuan yang berarti. Di pihak lain, banyak yang merasa bahwa banyak murid, khususnya yang lambat dalam menerima pelajaran, sebaiknya belajar dengan memakai pendekatan yang ditunjukkan dan dikatakan oleh gurunya. Terlepas dari kedua pendapat tersebut, jelas bahwa teknik penemuan dapat digunakan secara efektif untuk merangsang dan memelihara daya tarik dalam belajar matematika. Selain itu, pendekatan yang demikian dapat mengembangkan kreativitas dan orisinalitas yang penting untuk kesuksesan masa depan murid dalam belajar matematika.
Seorang amtematikawan terkenal di Perancis, Rene Descartes (1596-1650), menyimpulkan bukunya La Gepmetrie dengan komentar sebagai berikut.
“Saya berharap bahwa anak cucu akan menilaiku dengan baik, bukan hanya terhadap apa yang telah saya jelaskan, tetrapi juga apa yang telah saya hilangkan secara sengaja dengan maksud agar menajdi bahan penemuan yang menyenangkan bagi yang lain.”
     Ada dua tipe pendekatan penemuan yang dapat digunakan di dalam kelas, yakni penemuan terbimbing dan penemuan kreatif.
a.      Penemuan Terbimbing
Pendekatan penemuan terbimbing ini dengan prosedur guru memimpin murid-murid dengan tahapan-tahapan yang benar, mengijinkan adanya diskusi, menanyakan pertanyaan yang menuntun, dan memperkenalkan ide pokok bila dirasa perlu. Ini merupakan kerja sama yang semakin menyenangkan karena hasil akhirnya akan diperoleh.
Contoh:
Penting bagi murid-murid untuk memahami bahwa dugaan bukanlah sebuah bukti, dan tanpa bukti tidak ada jaminan bahwa pola yang muncul akan berlaku seterusnya. Dengan demikian, kadang-kadang akan bermanfaat untuk menunjukkan pola yang tidak berlaku seterusnya. Salah satu contoh yang menarik adalah mengenai banyak maksimum daerah dari satu lingkaran yang dibagi oleh garis yang menghubungkan titik-titik pada lingkaran. Amati pola berikut:

Secara umum banyak maksimum daerah yang terjadi diperoleh dengan menghubungkan n titik yang berbeda pada lingkaran adalah:
n4 – 6n3 + 23n2 – 18n + 24
24

 

b.      Penemuan Kreatif
Guru menciptakan situasi di kelas dan meminta murid-murid melakukan penemuan sendiri menggunakan intuisi dan pengalaman mereka dengan sedikit atau tanpa arahan dari guru. Pendekatan pembelajaran ini baik diterapkan pada kompetisi murid-murid dan untuk memberi pengalaman yang diperlukan untuk penelitian di masa yang akan datang.
Contoh :
Murid-murid diberi susunan bilangan berbentuk segitiga.
1
3          5
7        9      11
13     15      17    19
….   ….   ….   ….
Murid-murid diminta untuk melakukan penyelidikan tentang susunan ini tanpa arahan selanjutnya. Di antara banyak penyelidikan yang mungkin diperoleh adalah fakta bahwa jumlah bilangan pada setiap baris merupakan pangkat tiga dari bilangan asli: 1, 8, 27, 64.
 

Related Posts: