Metode
pembelajaran adalah cara menyajikan materi yang masih bersifat umum, misalnya
seorang guru menyajikan materi dengan penyampaian dominan secara lisan dan
sekali-kali ada tanya jawab (Erman Suherman, 2003). Hamzah B. Uno (2007)
mendefinisikan metode pembelajan sebagai cara yang digunakan guru untuk
menjalankan fungsinya sebagai pendidik agar tujuan pembelajaran tercapai. Ada
bermacam-macam metode pembelajaran seperti metode ceramah, metode tanya jawab,
metode diskusi, metode demonstrasi, metode penemuan, metode drill dan metode latihan, metode
inkuiri, metode permainan, dan lain sebagainya yang dapat digunakan dalam
pembelajaran. Masing-masing metode mempunyai kekuatan dan kelemahan. Pemilihan
kombinasi metode mengajar yang tepat dapat lebih meningkatkan hasil proses
belajar-mengajar (Erman Suherman, 2003:201).
Berikut
adalah beberapa jenis metode pembelajaran:
1. Metode Diskusi
Metode diskusi adalah cara
penyajian pelajaran, di mana siswa-siswa dihadapkan kepada suatu masalah yang
bisa berupa pernyataan atau pertanyaan yang bersifat problematis untuk dibahas
dan dipecahkan bersama. Metode ini ada kebaikan dan kekurangannya, diantaranya adalah;
a.
Kebaikan metode diskusi
1) Merangsang kreativitas
anak didik dalam bentuk ide, gagasan dan terobosan baru dalam
pemecahan suatu masalah.
2)
Mengembangkan sikap dan
menghargai pendapat orang lain. Memperluas
wawasan
3)
Membina untuk terbiasa
musyawarah untuk mufakat dalam memecahkan suatu masalah.
b.
Kekurangan metode
diskusi
1)
Pembicaraan terkadang
menyimpang, sehingga memerlukan waktu yang panjang.
2)
Tidak dapat dipakai
pada kelompok yang besar.
3)
Peserta mendapat
informasi yang terbatas.
4)
Munkin dikuasai oleh
orang-orang yang suka berbicara atau ingin menonjolkan diri.
2. Metode Eksperimen
Metode eksperimen (percobaan)
adalah cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan
mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari. Dengan metode ini
siswa dituntut untuk mengalami sendiri, mencari kebenaran, atau mencoba mencari
suatu hukum atau dalil, dan menarik kesimpulan atas proses yang dialaminya itu.
Metode eksperimen mempunyai kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:
a.
Kelebihan metode
Eksperimen
1)
Membuat siswa lebih
percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaan:
2)
Dapat membina siswa
untuk membuat terobosan-terobosan baru dengan penemuan dari hasil percobaannya
dan bermanfaat bagi kehidupan manusia.
3)
Hasil-hasil percobaan
yang berharga dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran umat manusia.
b.
Kekurangan metode
Eksperimen
1)
Metode ini lebih sesuai
dengan bidang-bidang sains dan teknologi
2)
Metode ini memerlukan
berbagai fasilitas peralatan dan bahan yang tidak selalu mudah diperoleh dan
mahal
3)
Metode ini menuntut
ketelitian, keuletan dan ketabahan.
4)
Setiap percobaan tidak
selalu memberikan hasil yang diharapkan karena mungkin ada factor-faktor
tertentu yang berada di luar jangkauan kemampuan atau pengendalian
3. Metode Demontrasi
Metode demonstrasi adalah cara
penyajian bahan pelajaran dengan meragakan atau mempertunjukkan kepada siswa
suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik
sebenarnya atau tiruan, yang sering disertai dengan penjelasan lisan. Metode
ini baik digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hal-hal
yang berhubungan dengan proses mengatur sesuatu, proses membuat sesuatu, proses
bekerjanya sesuatu, proses mengerjakan atau menggunakannya, komponen-komponen
yang membentuk sesuatu, membandingkan suatu cara dengan cara lain, dan untuk
mengetahui atau melihat kebenaran sesuatu. Metode demonstrasi mempunyai kelebihan
dan kekurangan, antara lain:
a.
Kelebihan metode
Demonstrasi
1)
Dapat membuat
pengajaran menjadi lebih jelas dan lebih konkret
2)
Siswa lebih mudah
memahami apa yang dipelajari
3)
Proses pengajaran lebih
menarik.
4)
Siswa dirangsang untuk
aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan, dan mencoba
melakukannya sendiri.
b.
Kekurangan metode
demonstrasi
1)
Metode ini memerlukan
keterampilan guru secara khusus
2)
Fasilitas seperti
peralatan, tempat dan biaya yang memadai tidak selalu tersedia dengan baik.
3)
Demonstrasi memerlukan
kesiapan dan perencanaan yang matang disamping memerlukan waktu yang cukup
panjang, yang mungkin terpaksa menganbil waktu atau jam pelajaran lain.
4. Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah cara
penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari
guru kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru. Metode ini
merupakan metode tertua dan banyak digunakan dalam proses pendidikan, baik di
lingkungan keluarga, masyarakat maupun di sekolah. Metode Tanya jawab mempunyai
kelebihan dan kekurangan sebagai berikut :
a.
Kelebihan metode Tanya
jawab
1)
Pertanyaan dapat
menarik dan memuaskan perhatian siswa, sekalipun ketika itu siswa sedang ribut,
yang mengantuk menjadi tegar dan hilang kantuknya.
2)
Merangsang siswa untuk
melatih mengembangkan daya pikir, termasuk daya ingatan.
3)
Mengembangkasn
keberanian dan keterampilan siswa dalam menjawab dan mengemukakan pendapat.
b.
Kekurangan metode Tanya
Jawab
1)
Siswa merasa takut,
apalagi bila guru kurang dapat mendorong siswa untuk berani, dengan menciptakan
suasana yang tidak tegang, melainkan akrab.
2)
Tidak mudah membuat
pertanyaan yang sesuai dengan tingkat berpikir dan mudah
5. Metode Ceramah
Metode ceramah adalah metode yang
boleh dikatakan tradisional, karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan
sebagai alat komunikasi lisan antara guru dengan anak didik dalam proses
belajar mengajar. Meski metode ini lebih banyak menuntut keaktifan guru
daripada anak didik, tetapi metode ini tetap tidak tidak bisa ditinggalkan
begitu saja dalam kegiatan pengajaran. Apalagi dalam pendidikan dan pengajaran
tradisional, seperti di pedesaan, yang kekurangan fasilitas. Dengan demikian
dapat dipahami bahwa metode ceramah adalah cara penyajian pelajaran yang
dilakukan guru dengan penuturan atau penjelasan lisan secara langsung terhadap
siswa. Metode ini mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:
a.
Kelebihan metode
ceramah
1)
Guru mudah menguasai
kelas
2)
Mudah mengorganisasikan
tempat duduk/kelas
3)
Dapat diikuti oleh
jumlah siswa yang besar
4)
Mudah mempersiapkan dan
melaksanakannya
5)
Guru mudah menerangkan
pelajaran dengan baik
b.
Kekurangan metode
ceramah
1)
Mudah menjadi
verbalisme (pengertian kata-kata)
2)
Bila selalu digunakan
dan terlalu lama, membosankan
3)
Guru menyimpulkan bahwa
siswa mengerti dan tertarik pada ceramahnya, ini sukar sekali
4)
Menyebabkan siswa
menjadi pasif
