Metode bercerita merupakan salah satu metode yang banyak
dipergunakan di Taman Kanak-kanak. Metode bercerita merupakan salah satu
strategi pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar bagi anak TK
dengan membawakan cerita kepada anak secara lisan. Cerita yang dibawakan guru
harus menarik, dan mengundang perhatian anak dan tidak lepas dari tujuan
pendidikan bagi anak TK.
Penggunaan bercerita sebagai
salah satu strategi pembelajaran di Taman Kanak-kanak haruslah memperhatikan
hal-hal berikut:
1. Isi
cerita harus terkait dengan dunia kehidupan anak TK.
2. Kegiatan
bercerita diusahakan dapat memberikan perasaan gembira, lucu, dan mengasyikkan
sesuai dengan dunia kehidupan anak yang penuh suka cita
3. Kegiatan
bercerita harus diusahakan menjadi pengalaman bagi anak TK yang bersifat unik
dan menarik.
Beberapa macam teknik
bercerita yang dapat dipergunakan antara lain guru dapat membaca langsung dari
buku, menggunakan ilustrasi dari buku gambar, menggunakan papan flannel,
menggunakan boneka, bermain peran dalam suatu cerita, atau bercerita dengan
menggunakan jari-jari tangan.
Bercerita sebaiknya dilakukan
dalam kelompok kecil untuk memudahkan guru mengontrol kegiatan yang berlangsung
sehingga akan berjalan lebih efektif. Selain itu tempat duduk pun harus diatur
sedemikian rupa, misalnya berbentuk lingkaran sehingga akan terjalin komunikasi
yang lebih efektif.
Kegiatan bercerita merupakan
kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak serta pencapaian
tujuan pendidikan. Sebelum melaksanakan kegiatan bercerita guru terlebih dahulu
harus merancang kegiatan bercerita berupa langkah-langkah yang harus ditempuh
secara sistematis.
Langkah-langkah
yang harus ditempuh oleh guru adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan
tujuan dan tema cerita.
2. Menetapkan
bentuk bercerita yang dipilih.
3. Menetapkan
bahan dan alat yang diperlukan dalam kegiatan bercerita.
4. Menetapkan
rancangan langkah-langkah kegiatan bercerita.
a. mengkomunikasikan
tujuan dan tema cerita;
b. mengatur
tempat duduk;
c. melaksanakan
kegiatan pembukaan;
d. mengembangkan
cerita;
e. menetapkan
teknik bertutur;
f. mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan isi cerita.
5.
Menetapkan rancangan penilaian kegiatan
bercerita.
