Teori Belajar Bahasa



Bahasa merupakan salah satu kemampuan manusia yang terpenting yang menjadikan mereka unggul atas makhluk Allah SWT., yang lainnya, bahkan bahasa juga merupakan media utama dalam berkomunikasi. Dengan bahasa, manusia dapat mengemukakan pikiran, ide-ide, perasaan, keinginan, dan lain-lain. Dan merupakan suatu kenyataan apabila manusia mempergunakan bahasa sebagai sarana komunikasi vital dalam hidup ini. Bahasa adalah milik manusia. Bahasa merupakan ciri pembeda utama kita umat manusia dengan makhluk hidup lainnya di dunia ini. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Keraf (1997), bahwa bahasa merupakan alat komunikasi antara anggota masyarakat yang berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
Belajar pada hakikatnya merupakan upaya sadar untuk memperoleh seperangkat pengetahuan (Wingkel), sedangkan bahasa menurut Keraf (1983) adalah sistem bunyi bahasa yang keluar dari alat ucap manusia untuk berkomunikasi antarpenduduk. Jadi, pada prinsipnya belajar bahasa merupakan upaya sadar untuk memperoleh seperangkat pengetahuan tentang sistem bunyi bahasa yang dikeluarkan oleh alat ucap manusia untuk berkomunikasi antar penduduk.
Bahasa akan sangat mudah dipelajari oleh pembelajar, apabila:
1.      Nyata dan alamiah,
2.      Utuh,
3.      Masuk akal,
4.      Menarik (fungsi rekreasi),
5.      Relevan dengan kehidupan pembelajar,
6.      Milik pembelajar,
7.      Merupakan bagian peristiwa nyata,
8.      Memiliki fungsi (sosial/akademik),
9.      Memberi makna kepada pembelajar,
10.  Penggunaannya sesuai pilihan pernbelajar,
11.  Dapat dikuasai pembelajar, dan
12.  Pembelajar memiliki kemampuan untuk menggunakannya.
Bahasa akan sangat sulit dipelajari oleh pembelajar, apabila:                                          
1.      Artifisial,
2.      Terpotong-potong,
3.      Tidak masuk akal,
4.      Membosankan,
5.      Tidak relevan,
6.      Milik orang lain,
7.      Berada di luar konteks,
8.      Tidak memiliki fungsi (sosial/akademik),
9.      Tidak memberi makna,      
10.  Penggunaannya dipaksakan oleh orang lain,
11.  Tidak dapat dikuasai oleh pembelajar, dan
   12.  Pembelajar tidak memiliki kemampuan untuk menggunakannya.

Related Posts: