Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai isi bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai
pedoman untuk menggunakan aktivitas belajar-mengajar. Kurikulum dipandang
sebagai program pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan dalam mencapai
tujuan pendidikan. Apabila masyarakat dinamis, kebutuhan anak didikpun akan
dinamis sehingga tidak tersaing dalam masyarakat, karena memang masyarakat
berubah berdasarkan kebutuhan itu sendiri. Kurikulum juga sebagai pedoman
mendasar dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan. Sebagai
pedoman dalam dunia pendidikan, haruslah kurikulum dirancang dengan
sebaik-baiknya.
Berhasil atau tidaknya suatu
pendidikan, mampu tidaknya seorang anak didik dan pendidik
dalam menyerap dan memberikan pengajaran, dan sukses tidaknya suatu tujuan.
Bila kurikulumnya didesain dengan sistematis dan komprehensif serta integral
dengan segala kebutuhan pengembangan dan pembelajaran anak didik untuk
mempersiapkan diri mengahadapi kehidupannya, tentu hasil/output pendidikanpun
akan mampu mewujudkan harapan. Tetapi jika tidak, kegagalan demi kegagalan akan
terus menerus membayangi dunia pendidikan.
Kurikulum dalam arti luas
terbagi tiga (3), yaitu:
1.
Kurikulum esensial (essential curriculum)
Kurikulum esensial adalah
keterampilan pengetahuan minimal bagi semua orang didalam masyarakat.
2.
Kurikulum optimal (optimal curriculum)
Kurikulum optimal adalah
keterampilan dan pengetahuan yang harus dimiliki oleh setiap anak.
3.
Kurikulum vokasional (vocational curriculum)
Kurikulum
vokasional adalah keterampilan dan penegetahuan yang spesifik yang harus
dimiliki atau dikuasai semua anak.