Perlu kalian ketahui, pembahasan kali ini adalah hasil dari sebuah makalah oleh sebuah kelompok yang terdiri dari 5 orang (termasuk saya) yang sudah didiskusikan untuk memenuhi tugas terstruktur dalam mata kuliah pengelolaan pembelajaran di semester IV. Pada saat itu tahun 2013 bulan kelima (menurut date modified yang tertera pada file), kami sebagai anggota kelompok ditugaskan untuk mengetahui, memahami, menyusun, dan mendiskusikannya dalam sebuah presentasi sederhana dalam kelas. Tim penyusun makalah ialah Arie Faturrohmah, Mufadol, Muhammad Winarno, Priyati, dan Rupa Priyadi (saya termasuk anggota kelompok).
Hasil
bahasan ini akan menerangkan 2 poin penting seperti pengertian optimalisasi
kinerja guru dan prosedur dalam optimalisasi kinerja guru. Langsung saja kita
akan membahas tentang poin yang pertama yaitu pengertian optimalisasi kinerja
guru. Ulasan dan pemaparannya sebagai berikut.
Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia kata optimalisasi berasal dari kata optimal yang berarti
terbaik, tertinggi, paling menguntungkan. Dan imbuhan –sasi dalam kata
optimalisasi memiliki arti proses. Jadi, optimalisasi adalah sebuah cara atau
proses yang mengoptimalkan yakni yang menjadikan paling baik, paling tinggi,
dan sebagainya.
Dan kata
kinerja memiliki beberapa pengertian dari para ahli, diantaranya:
1.
Kinerja menurut Anwar Prabu
Mangkunegara (2000 : 67)
“Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas
dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai
dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan
kepadanya”.
2.
Kemudian menurut Ambar Teguh
Sulistiyani (2003 : 223)
“Kinerja seseorang merupakan kombinasi dari kemampuan, usaha
dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil kerjanya”. Maluyu S.P. Hasibuan
(2001:34) mengemukakan “kinerja (prestasi kerja) adalah suatu hasil kerja yang
dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepadanya yang
didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu”.
3.
Menurut John Whitmore (1997 :
104)
“Kinerja adalah pelaksanaan fungsi-fungsi yang dituntut dari
seseorang, kinerja adalah suatu perbuatan, suatu prestasi, suatu pameran umum
ketrampilan”.
4.
Menurut Barry Cushway (2002 :
1998)
“Kinerja
adalah menilai bagaimana seseorang telah bekerja dibandingkan dengan target
yang telah ditentukan”.
Dalam UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 1
Ayat 1 disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi
peserta didik pada pendidikan usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan
dasar, dan pendidikan menengah.
Berdasarkan
pengertian optimalisasi, kinerja, dan guru di atas, dapat diambil kesimpulan
bahwa optimalisasi kinerja guru adalah suatu cara atau proses untuk
mengoptimalkan hasil kerja yang dicapai seorang guru dalam melaksanakan tugas
yang dibebankan kepadanya.
