Perangkat komputer sudah dikenal luas oleh
banyak kalangan masyarakat. Sejak munculnya pada tahun 1950-an, perangkat keras
komputer mengalami perkembangan yang sangat pesat sampai saat ini. Perkembangan
tersebut dapat dilihat dari kemampuan yang dimiliki komputer pada saat ini. Di
samping lebih cepat, ia juga memiliki ukuran yang semakin ramping, ringan
hingga mudah dibawa kemanapun oleh manusia.
Dengan kata lain, spesifikasi komputer saat ini
lebih canggih sehingga memungkinkan komputer tersebut melakukan berbagai tugas
multimedia, yang dapat dimuat dalam bentuk CD-ROM, authoring packages atau
template pengembangan bahan ajar, atau internet. Kemampuan multimedia
yang dimilikinya memungkinkan komputer menyimpan dan menampilkan lebih dari
sekedar teks, tapi juga suara, gambar, grafik, animasi, dan video.
Dalam bidang pendidikan, komputer memiliki
fungsi yang beragam. Salah satu diantaranya adalah fungsi media pembelajaran,
yang dapat meliputi penyajian materi dan latihan. Model pembelajaran seperti
ini biasa disebut dengan ‘computer-assisted
instruction’ (CAI) atau computer-assisted
learning (CAL). Manfaat positif komputer dalam bidang pendidikan dan
pengajaran telah banyak dilaporkan hasilnya Stepp-Greany (2002) mengadakan
penelitian tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis teknologi.
Dia menemukan beberapa hal, antara lain berikut ini: (1) sebagian besar siswa
setuju bawa laboratorium komputer membuat pelajaran lebih menarik; mereka juga
merasakan bahwa penggunaan CD-ROM menyenangkan; dan (2) siswa merasa percaya
diri mengerjakan kegiatan-kegiatan berbasis tugas (task-based activities). Selanjutnya Skinner dan Austin (1999)
menyimpulkan bahwa model pembelajaran computer conferencing bermanfaat
untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan meningkatkan tingkat
kepercayaan diri mereka.
Sejumlah penelitian lain yang berkaitan dengan
manfaat komputer dalam pembelajaran juga telah dilaporkan hasilnya (Noni, 2002;
Felix, 2001; Stepp-Greany, 2000; Shulman 2001; Graus, 1999; Choi dan Nesi;
1999; dan Rosetti 1998). Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran sangat
bergantung pada perangkatkeras dan lunak yang dimiliki. Seiring dengan kemajuan
teknologi, perangkat keras komputer saat sekarang ini tidak diragukan lagi
kemampuannya untuk tujuan pembelajaran yang dimaksud di atas. Begitu pula
halnya dengan perangkat lunak, sudah cukup banyak dijumpai, walaupun sebagian
masih relatif mahal harganya. Guru juga dituntut untuk lebih bijak memilih
perangkat lunak yang dapat menunjang pencapaian tujuan yang telah ditetapkan
dalam kurikulum.
